Ia Cantik, Ia Sempurna, Ia Juga Impian Pria-pria..Tapi Ia Putuskan Bunuh Diri, Why?
Beginilah hidup, ketika semua orang berharap seperti dia. dia malah berharap tidak menjadi dirinya. Menjadi model adalah impian setiap insan, menjadi model juga adalah impian setiap wanita. Dikarunia kecantikan, tidak membuatnya bahagia. Model Korea berusia 19 tahun ini memutuskan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kamar apartementnya pada tanggal 20 november 2009. Apa yang membuat gadis ini begitu rentah dan tega mengakhiri nafas kehidupannya dengan bunuh diri?
Well, inilah pilihan hidup. Ketika Daur Kim belum menjadi model papan atas. Ia lebih banyak menghabiskan kehidupannya sebagai remaja yang suka melukis dan bergerak di dunia film saat di Korea selatan. Baginya, dunia yang ia impikan dan harapkan adalah menjadi model. Garis takdirnya begitu agung, ia tidak perlu berlama-lama meraih mimpinya. Dengan tinggi 178 cm, kariernya di lirik desaigner terkemuka Paris yang langsung mengajaknya bergabung untuk mencapai mimpinya menjadi model dunia. Tapi, ketika ia merasakan kebahagian. Ia tidak sepenuhnya bahagia, ia mungkin bangga terhadap apa yang orang puji terhadap dirinya. Pekerjaan yang monoton dan melelahkan, membuatnya putus asa. dan akhirnya ia pun memutuskan berpisah dengan semua orang yang mencintainya di dunia ini. Well, belajarlah dari kehidupan Daul Kim, popularitas, kekayaan dan kecantikan bukanlah jaminan kalau sesorang akan menjadi bahagia dalam hidupnya. Salah-salah karena terlalu mengingikan kesempurnaan, mungkin apa yang terjadi dalam hidup Daul Kim. Bisa terjadi dalam hidup anda selanjutnya..
selamat jalam Daul Kim, kisahmu yang singkat adalah pelajaran berharap bagi semua orang di dunia ini yang kini hanya bisa melihatmu dalam kenangan.
Agnes Davonar
baca juga
http://hiburan.kompasiana.com/2009/11/14/oei-hui-lan-kisah-tragis-putri-orang-terkaya-di-indonesia/













November 23rd, 2009 at 8:15 am
segala sesuatu yg sempurna bukanlah jaminan seseorang menjadi bahagia. Biarpun memiliki segemerlap harta & popularitas, namun itu semua tidak bisa memuaskan kekosongan jiwa dan rasa sepinya semata. Hmmm jadi ingat kata2 Bunda Theresa bahwa kemiskinan terbesar pada setiap insan manusia bukanlah pada kelaparan & miskin harta, melainkan kekosongan jiwa yg sepi ….
November 26th, 2009 at 2:28 am
Memang…..di Seoul, mudah sekali menjadi kesepian di tengah keramaian
December 5th, 2009 at 7:44 am
semoga arwahnya bisa tenang di sana..
December 24th, 2009 at 1:44 am
Hmmmm…..uda lama g ngunjungin web cece….
begitulah keidupan….sedikit ujian menimpa langsung frustasi….
kejadian ini jangan untuk ditiru….ambil hikmahnya…..
ohhh…manusia….
bersabarlah dalam menghadapi cobaan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! ^^
January 18th, 2010 at 7:12 am
Aduh.. sungguh ironis.. semoga jangan sampai terjadi pada saya dan keluarga saya..